Sponsors Link

Apa Saja Beda Sakit Perut Karena Gas atau Batu Ginjal dan Usus Buntu?

Sponsors Link

Sakit perut adalah hal paling wajar yang terjadi sehari hari dan bisa dialami oleh siapa saja. Sakit perut bisa terjadi ketika bangun tidur, sesudah makan makanan tertentu atau ketika sedang stress berlebihan. Jenis sakit perut sendiri dibagi menjadi dua yakni sakit perut akut dan juga sakit perut kronis. Sakit perut akut merupakan rasa sakit yang terjadi tiba tiba dan intens yang membuat penderita membutuhkan pertolongan baik dengan obat atau operasi. Sedangkan sakit perut kronis tidak terlalu parah seperti sakit perut akut yang biasanya terjadi karena usus buntu, pankreatitis, batu empedu atau batu saluran kemih serta luka lambung dan usus. Sakit perut kronis bisa terjadi karena diare, sembelit, gastritits, divertikulosis atau refluks asam lambung. Lalu, apa saja sebenarnya beda sakit perut karena gas atau batu ginjal dan usus buntu?, berikut akan kami jelaskan secara singkat untuk anda.

ads

Sakit Perut Karena Gas

Sakit perut karena gas bisa terbentuk karena bakteri dalam usus besar bereaksi dan berfermentasi dengan karbohidrat yang tidak dicerna usus halus. Penyebab gas terbentuk tersebut juga sangat beragam dan berbeda dengan penyebab batu ginjal, seperti:

  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan mengandung serat.
  • Menelan udara ketika makan atau minum yang kemudian masuk ke sistem pencernaan.
  • Intoleransi jenis makanan tertentu seperti produk susu dan gluten.
  • Kondisi kesehatan lain seperti divertikulosis, sembelit, crohn’s disease dan sebagainya.
  • Pertumbuhan bakteri abnormal pada usus halus yang biasanya terjadi pada penderita diabetes.

Rasa sakit tersebut bisa terjadi ketika gas terbentuk di usus dan tidak bisa dikeluarkan. Ciri dari sakit perut karena gas diantaranya adalah:

  • Rasa sakit menusuk seperti kram perut yang bisa terjadi di bagian perut manapun, bisa berpindah, bisa berubah dan hilang timbul dengan cepat berbeda dengan ciri ciri batu ginjal.
  • Buang gas terus menerus secara sadar atau tidak sadar.
  • Melilit di area perut
  • Perut terasa kembung dan kencang.

Rasa sakit perut karena gas ini umumnya sering dianggap sebagai serangan jantung, usus buntu atau ciri ciri batu ginjal awal. Meski bukan gangguan serius, namun tetap disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter apabila sakit perut disertai dengan buang air besar berdarah, perubahan warna, frekuensi dan juga konsistensi dari feses, sakit di area dada dan sakit perut terjadi cukup lama.

Sakit Perut Karena Batu Ginjal

Apabila seseorang mengalami ciri ciri penyakit batu ginjal, maka gejala kemungkinan baru terjadi ketika batu bergerak di dalam ginjal atau bergerak menuju saluran kemih. Gejala yang ditimbulkan dari sakit batu ginjal ini menjadi salah satu beda sakit perut karena gas atau batu ginjal serta usus buntu, seperti: 

Sponsors Link

  • Sakit pada bagian samping serta belakang perut khususnya di bawah tulang rusuk.
  • Rasa sakit bisa menyebar dari bawah perut hingga ke selangkangan.
  • Rasa sakit yang datang seperti bergelombang dan intensitas akan terus meningkat.
  • Rasa sakit ketika buang air kecil disertai perubahan warna pada urin seperti urin berwarna merah, pink atau coklat.
  • Urin juga menimbulkan bau tidak sedap dan terasa ingin buang air kecil terus menerus atau jumlah urine yang dihasilkan sangat sedikit.

Sakit Perut Karena Usus Buntu

Beda sakit perut karena gas atau batu ginjal juga berbeda dengan sakit perut yang disebabkan karena usus buntu. Usus buntu merupakan pembengkakan bagian apendiks yakni bagian perpanjangan usus besar. Penyakit usus buntu adalah kondisi darurat medis sehingga harus segera diatasi sebab bagian apendiks yang mengalami inflamasi bisa dengan mudah pecah kemudian infeksi akan menyebar ke bagian perut lain seperti efek samping kista ginjal

Sponsors Link

Apabila ini terjadi, maka bagian lapisan perut juga mengalami inflamasi dan bisa berakibat fatal. Ciri paling utama dari sakit perut karena usus buntu adalah sakit di bagian bawah kanan perut bawah namun juga bisa dimulai dari bagian atas perut dan rasa sakit yang terjadi tidak terlalu parah. Akan tetapi lama kelamaan, rasa sakit akan berpindah ke bagian bawah kanan dan bisa semakin parah.

Selain sakit di perut bagian kanan bawah, penderita usus buntu juga bisa mengalami nafsu makan yang menurun, mual dan muntah, bengkak di area perut, demam dan tidak bisa buang angin seperti gejala awal penyakit ginjal. Selain itu, rasa sakit juga sering terjadi di bagian atas atau bawah perut yang bahkan bisa menyebar ke area belakang sampai rektum serta anus.

Sponsors Link
>
, , ,