Sponsors Link

Batu Saluran Kemih : Penyebab, Gejala, Pengobatan

Sponsors Link

Mungkin kita seringkali mendengar istilah batu ginjal. Namun selain batu ginjal, ada juga gangguan di saluran kemih yang mirip dengan batu ginjal, yaitu batu saluran kemih. Penyakit ini sering juga disebut sebagai bladder calculi. Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai penyakit ini.

ads

Penyebab

Penyakit ini mekanismenya mirip dengan pembentukan batu ginjal, yaitu dimana ada endapan mineral yang nantinya akan mengeras dan menyebabkan batu. Namun posisinya ada di kandung kemih. Ukuran dari batu di Anatomi Kandung Kemih ini juga bervariasi, dan bisa berbeda-beda antara penderita yang satu dengan penderita yang lain. Penyakit ini seringkali diderita oleh laki-laki di atas usia 52 tahun. Beberapa penyakit lain dapat menjadi penyebab dari batu saluran kemih, antara lain:

  • Infeksi kandung kemih
  • Pembesaran prostat
  • Sistokel
  • Saraf kandung kemih terganggu, atau Kandung Kemih Neurogenik
  • Batu ginjal
  • Operasi pembesaran kandung kemih

Itulah beberapa penyebab yang dapat menciptakan batu di kandung kemih. Selain beberapa penyebab di atas, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang terserang penyakit ini, di antaranya:

  • Orang dengan gangguan persarafan, seperti penderita stroke, diabetes, atau orang-orang dengan cidera di tulang belakang sehingga menyebabkan kandung kemih tidak normal.
  • Orang-orang dengan gangguan saluran kemih, yang menyebabkan urine tidak bisa dikeluarkan secara normal.

Gejala

Gejala dari penyakit ini juga tidak berbeda jauh dengan gejala Batu Ginjal, antara lain sebagai berikut.

  • Saluran urine yang tersumbat
  • Muncul rasa nyeri ketika buang air kencing
  • Warna urine lebih gelap atau lebih pekat
  • Muncul darah pada urine (Hematuria)
  • Sulit buang air kecil atau urine tersendat
  • Kemaluan terasa sakit atau tidak nyaman
  • Rasa nyeri di perut bawah
  • Merasa sering ingin buang air kecil

Itulah beberapa gejala dari penyakit ini. Jika tidak segera diatasi dengan baik, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti berikut:

  • Disfungsi kandung kemih kronis, yang bisa menimbulkan berbagai gejala kronis di kandung kemih.
  • Infeksi saluran kemih, karena memungkinkan aktivitas bakteri di dalam kandung kemih.
Sponsors Link

Diagnosis

Penderita yang diduga mengalami penyakit batu saluran kemih perlu untuk diperiksa terlebih dahulu sebelum terdiagnosis, di antaranya sebagai berikut.

  • Pemeriksaan fisik, yang dilakukan di bagian perut bawah yaitu di bagian kandung kemih.
  • Rontgen, yang dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas mengenai kondisi kandung kemih. Akan tetapi, beberapa tipe batu bisa jadi tidak terdeteksi melalui teknok rontgen ini sehingga perlu dikombinasikan dengan pemeriksaan lainnya.
  • Analisis urine, yang dilakukan dengan tes urine untuk mengetahui apakah kandungan urine normal atau tidak, serta melihat berbagai senyawa yang ada di urine.
  • USG, yang bisa jadi dilakukan untuk mengetahui posisi dari batu atau endapan keras di kandung kemih.
  • Spiral CT Scan, yang dilakukan untuk mendeteksi jenis batu dan ukuran batu itu sendiri.
Sponsors Link

Pengobatan

Pengobatan pada penderita batu saluran kemih perlu dilakukan sesuai dengan ukuran batu itu sendiri. Jika batu memiliki ukuran yang relatif kecil, maka pasien akan direkomendasikan untuk mengonsumsi air putih yang banyak untuk membantu meluruhkan batu sehingga batu bisa ikut terbawa keluar ketika berkemih. Akan tetapi jika ukuran batu cukup besar dan tidak bisa keluar bersama urine, maka beberapa tindakan bisa diakukan, sebagai berikut.

  • Cystolitholapaxy, yaitu mekanisme penghancuran batu di kandung kemih menjadi kepingan yang lebih kecil. Tujuannya adalah untuk membuat batu bisa dikeluarkan lewat urine. Akan tetapi, terapi ini memiliki efek samping, yaitu penderita bisa terkena cedera atau infeksi.
  • Pembedahan atau operasi, yang dilakukan untuk mengangkat batu yang ukurannya sudah besar, dan tidak bisa dikeluarkan dari terapi cystolitholapaxy di atas. Namun pengobatan ini juga meningkatkan risiko pasien terserang infeksi.

Pencegahan

Pada dasarnya, penyakit ini bisa dicegah, karena endapan mineral itu sendiri bisa dicegah agar tidak mengendap di dalam tubuh. Salah satu caranya adalah dengan banyak mengonsumsi air putih dan tidak menahan buang air kecil terlalu lama karena Bahaya Menahan Kencing Terlalu Lama juga bisa berdampak pada berbagai gangguan kesehatan ginjal dan saluran kemih. Jika Anda mengalami gangguan kencing, jangan ragu juga untuk menghubungi dokter untuk pencegahan gangguan kesehatan jangka panjang.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai batu saluran kemih yang perlu diketahui. Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, segera lakukan pemeriksaan medis agar dapat diatasi dengan baik dan tepat. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , ,