Sponsors Link

Batu Ginjal Akibat Minum Antibiotik Terlalu Lama

Sponsors Link

Batu ginjal bisa terjadi akibat mineral seperti kalsium, oksalat atau asam urat yang terlalu berlebihan yang kemudian mengeras dan mengkristal seperti batu. Gejala yang ditimbulkan dari batu ginjal juga sangat beragam, namun yang paling umum adalah timbul rasa nyeri di sekitar perut atau pinggang, sakit saat berkemih, kencing berdarah dan masih banyak lagi yang lainnya. Ada berbagai hal yang bisa menyebabkan batu ginjal terbentuk di dalam tubuh dari mula pola makan tidak baik hingga masalah pencernaan tertentu. Akan tetapi, ternyata obat obatan yang anda konsumsi juga bisa menjadi penyebab gangguan ginjal lain yang mungkin tidak anda sadari khususnya antibiotik. Antibiotik resep yang diminum melebihi jangka waktu ternyata bisa menyebabkan ginjal bermasalah. Supaya bisa lebih jelas, berikut akan kami berikan ulasan lengkap tentang batu ginjal akibat minum antibiotik terlalu lama yang harus anda waspadai.

Antibiotik Penyebab Batu Ginjal

Batu ginjal sudah sejak lama dikenal sebagai penyakit orang tua dan jarang terjadi pada anak anak. Akan tetapi, ternyata ada banyak kasus batu ginjal yang justru meningkat dengan tajam pada anak anak dan juga remaja untuk beberapa tahun belakangan ini.

Sejumlah pakar kesehatan menduga jika ini ada hubungannya dengan penggunaan antibiotik oral terutama jika diminum terlalu lama hingga melebihi dosis yang sudah diberikan oleh dokter khususnya jika yang dikonsumsi adalah antibiotik tanpa resep dari dokter.

Penelitian yang dilakukan American Society of Nephrology melaporkan jika obat antibiotik minum memiliki peran penting terhadap meningkatnya kasus batu dalam rongga ginjal. Ada sebanyak 30% orang yang ikut dalam penelitian tersebut diketahui memang mengkonsumsi antibiotik namun tidak sesuai dengan penyakit yang sedang diderita.

Sementara untuk anak anak adalah kelompok yang paling rentan dan paling berisiko terkena ciri ciri penyakit batu ginjal akibat minum antibiotik yang tidak perlu. Beberapa jenis antibiotik yang paling sering diresepkan untuk anak anak adalah obat antibiotik golongan cephalosporin, fluoroquinolone, sulfa, nitrofurantoin atau methenamine dan juga penisilin untuk menyembuhkan radang amandel, infeksi saluran kencing atau infeksi saluran pernapasan atas yang lebih sering disebut dengan ISPA.

Kenapa Bisa Terjadi?

Kesimpulan dari berbagai penelitian yang sudah dilakukan, dicurigai jika kandungan yang terdapat dalam obat obatan antibiotik bisa membuat ekosistem usus jadi berubah. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada metabolisme pengolahan makronutrien dari asupan makanan.

Jika semakin tinggi jumlah kalsium dan juga protein yang harus diproses bagian organ ginjal, maka risiko batu ginjal pada seseorang juga semakin meningkat. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga, antibiotik berperan dan menjadi penyebab batu ginjal.

Dalam penelitian American Society of Nephrology ditemukan jika ciri ciri batu ginjal terbentuk sesudah mengkonsumsi obat antibiotik selama 3 hingga 12 bulan berturut turut. Akan tetapi, bukan berarti antibiotik menjadi satu satunya satunya penyebab batu ginjal.

Minum Antibiotik Sesuai Resep Dokter

Antibiotik memang sangat efektif untuk mengatasi penyakit karena infeksi dan sudah terbukti mampu untuk menyelamatkan banyak jiwa apabila diberikan sesuai dengan indikasi. Akan tetapi dalam penggunaannya juga harus diperhatikan dengan baik supaya ciri ciri batu ginjal awal tidak terjadi. 

Sekarang ini, antibiotik sudah banyak dijual bebas. Di berbagai apotek juga antibiotik bisa dibeli tanpa perlu memakai resep dokter. Pada dasarnya, antibiotik harus dibeli sesuai dengan resep dokter dan juga dosis serta ketentuan jangka panjang yang juga harus sesuai dengan indikasi penyakit.

Dokter juga harus lebih bisa mempertimbangkan apakah pemakaian antibiotik tersebut memang benar benar dibutuhkan untuk pasien anak anak lengkap dengan kemungkinan efek sampingnya seperti penyebab batu ginjal pada wanita atau pria. Bagi anda, sebaiknya jangan beli antibiotik tanpa menggunakan resep untuk menghindari risiko batu ginjal. Jika memang anda sedang sakit, langkah paling tepat yang harus anda lakukan adalah segera hubungi dokter supaya bisa diberikan obat yang paling tepat sekaligus aman untuk anda.

Sponsors Link
>
, , ,