Sponsors Link

Benarkah Baking Soda Untuk Ginjal Baik Dikonsumsi?

Sponsors Link

Baking soda atau dikenal juga dengan sebutan sodium bikarbonat adalah bahan yang biasa digunakan dalam membuat roti atau berbagai penganan kue lainnya. Meski baking soda tidak memberikan manfaat bagi seseorang dengan kondisi ginjal yang sehat, akan tetapi dikatakan jika baking soda untuk ginjal bisa berguna jika seseorang memiliki penyakit atau gangguan ginjal. Cara murah dan mudah ini dikatakan bisa meningkatkan status gizi sekaligus memperlambat perkembangan menurunnya ciri ciri ginjal sehat secara drastis. Untuk lebih jelas tentang kebenaran mengenai baking soda untuk ginjal, anda bisa membaca ulasan yang akan kami berikan berikut ini.

ads

Ginjal dan Keseimbangan Asam

Macam macam penyakit ginjal kronis bisa meningkatkan risiko terkena sebuah kondisi yang dinamakan dengan asidosis metabolik. Sedangkan penderita gagal ginjal tidak bisa menghilangkan asam pada tubuh secara baik dan akhirnya menyebabkan asam terakumulasi pada tubuh. Masalah keseimbangan asam ini nantinya bisa membahayakan untuk tubuh dan bisa mengakibatkan pemborosan protein sekaligus memperburuk masalah mineral tulang. Selain itu, kadar asam berlebih juga nantinya bisa semakin merusak organ ginjal yang akhirnya asidosis metabolik juga akan berpengaruh pada perkembangan penyakit ginjal seperti gagal ginjal kronis.

Baking Soda untuk Ginjal

Soda kue atau baking soda untuk ginjal dikatakan bisa membentuk untuk mengembalikan tingkat asam basa sekaligus mencegah penumpukan asam dan melindungi organ ginjal dari kerusakan. Sebuah studi yang diterbitkan pada September 2009 juga memperlihatkan jika baking soda juga bisa bermanfaat untuk seseorang yang mengalami penurunan ginjal lanjutan. Dosis harian nantinya bisa menghambat perkembangan ciri ciri penyakit ginjal, mencegah pemborosan protein sekaligus meningkatkan nutrisi asam amino.

Sebenarnya, organ ginjal sendiri juga menghasilkan baking soda atau bicarbonate sekitar 250 gram per hari yang berfungsi untuk menetralkan tingkat keasaman dalam tubuh. Ginjal nantinya akan memeriksa dan memantau keasaman atau Ph darah dimana jika terlalu basa atau alkali, maka organ ginjal akan mengeluarkan bicarbonate tersebut dari tubuh bersama dengan urin. 

Sponsors Link

Cara Mengkonsumsi Baking Soda

Mengkonsumsi baking soda untuk ginjal sebaiknya juga harus dikonsultasikan dulu dengan ahli diet ginjal. Baking soda bisa dikonsumsi dalam bentuk tablet dan juga bubuk yang dilarutkan dengan satu gelas air dan diaduk untuk melarutkan baking soda tersebut. Sesudah larut, maka air baking soda tersebut akan kembali berwarna jernih dan bisa diminum. Baking soda memiliki rasa yang pahit namun sebenarnya memiliki banyak kegunaan bagi ginjal. Namun, pastikan anda tidak salah memilih antara baking soda dengan baking powder saat membeli karena bentuk dari kedua bahan ini yang terlihat sama persis.

Untuk aturan mengkonsumsi baking soda dalam terapi gagal ginjal selengkapnya bisa anda lihat dalam ulasan berikut ini.

  • Apabila mengalami gangguan ginjal, maka larutkan setengah sendok teh baking soda dengan air putih biasa yakni tidak dingin, hangat atau panas dan minum sebanyak 3 kali sehari saat perut masih dalam keadaan kosong.
  • Apabila tidak memiliki gejala atau ciri ciri penyakit ginjal, maka larutkan setengah sendok teh baking soda dengan air putih suhu ruangan yang dikonsumsi 1 kali sehari saat perut masih dalam keadaan kosong. 
    Sponsors Link

Kelola Asupan Asam Dalam Makanan

Kandungan asam yang ada dalam makanan juga bisa berdampak pada fungsi ginjal menurut sebuah penelitian pada tahun 2014 dari American Journal of Nephrology dimana dikatakan jika asupan makanan yang mengandung asam juga bisa mempengaruhi keseimbangan asam dalam tubuh dan bisa meningkatkan penurunan fungsi dan ciri ciri ginjal sehat.

Mengkonsumsi makanan seperti buah buahan dan sayuran yang bersifat alkali sangat baik dilakukan karena bisa menghambat penurunan fungsi organ ginjal. Sedangkan untuk penderita penyakit ginjal kronis, maka sangat disarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayur yang rendah kandungan fosfor dan juga potasium sekaligus membatasi asupan makanan yang lain yang bisa menghasilkan asam seperti protein hewani dan juga tepung gandum.

Sponsors Link
>
, , , ,