Sponsors Link

5 Bahaya Penyakit Ginjal Pada Ibu Hamil yang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Penyakit ginjal bisa menyerang siapa saja, termasuk pada ibu hamil. Jika ibu hamil sampai terkena penyakit ginjal, hal ini akan berpengaruh secara langsung terhadap kehamilannya. Selama hamil, kondisi fisik ibu hamil akan banyak mengalami perubahan, dan hal itulah yang bisa menyebabkan penyakit ginjal.

ads

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, penting untuk mengetahui apa saja bahaya penyakit ginjal pada ibu hamil dan bagaimana pengaruhnya terhadap janin yang sedang dikandung. Kondisi kesehatan ibu memang secara langsung akan mempengaruhi kondisi kesehatan bayi di dalam kandungan juga. Ini dia penjelasannya. Yuk simak bersama!

1. Hidronefrosis atau Ginjal Bengkak

Penyakit ginjal bengkak atau dalam istilah medis disebut dengan hidronefrosis adalah sebuah kondisi dimana terdapat penumpukan urine di dalam ginjal. Urine menumpuk dan tidak bisa dikeluarkan dari dalam ginjal karena beberapa kondisi. Penyebab hidronefrosis sendiri ada beberapa macam, di antaranya adalah kehamilan. Urine yang menumpuk ini disebabkan oleh penyempitan yang terjadi pada saluran kemih. Karena penyempitan ini aliran urine menjadi tidak lancar.

Mengapa kehamilan bisa menyebabkan hidronefrosis? Ketika seorang wanita mengandung, seiring dengan membesarnya janin maka akan semakin membesar pula rahimnya. Posisi rahim dekat dengan ginjal dan saluran kencing. Saat bayi sudah besar dan dekat dengan waktu kelahiran, saluran kemih akan terhimpit dan akhirnya terjadi penyempitan.

Keadaan ini harus diwaspadai karena bahaya penyakit ginjal pada ibu hamil akan langsung mempengaruhi si bayi. Jangan sampai janin dan ginjal saling menghimpit satu sama lain.

2. Kelahiran Bayi Prematur

Salah satu pengaruh batu ginjal pada kehamilan yang berbahaya adalah resiko bayi lahir prematur. Penyakit ginjal yang satu ini jika sampai menyerang ibu hamil harus segera disembuhkan agar tidak berbahaya bagi janin. Batu ginjal akan menurunkan kondisi kesehatan ibu hamil dan bisa menjadi penyebab gagal ginjal pada ibu hamil.

Tidak hanya batu ginjal saja yang berbahaya untuk janin. Penyakit ginjal lain yang bisa mengancam kesehatan janin adalah ginjal bengkak. Seperti yang dijelaskan, ukuran ginjal membengkak karena banyaknya urine yang menumpuk pada ginjal. Semakin banyak urine yang menumpuk, maka semakin besar pula ukuran ginjal.

Kondisi ini tentu sangat membahayakan janin. Jika ukuran ginjal semakin membengkak bersamaan dengan ukuran janin yang semakin membesar, keduanya akan saling berhimpitan dan mendesak satu sama lain. Karena tidak menguntungkan bagi janin, biasanya keputusan terbaik adalah melahirkan janin secara prematur untuk menyelamatkan nyawanya.

3. Bayi Meninggal di Dalam Kandungan

Inilah bahaya penyakit ginjal pada ibu hamil yang tidak diinginkan. Jika kondisi ibu sudah sangat parah, bisa berakibat pada kematian bayi di dalam kandungan. Hal ini biasanya terjadi karena penyakit tertentu seperti infeksi ginjal. Infeksi menandakan adanya bakteri yang berkembang di dalam ginjal. Bakteri ini akan terus tumbuh dan bisa menyebar hingga keluar ginjal. Kondisi akan sangat berbahaya untuk bayi jika bakteri sudah mulai menyerang janin.

Sponsors Link

Bukan hanya infeksi ginjal saja yang harus dikhawatirkan, tetapi juga infeksi saluran kemih. Kehamilan adalah salah satu kondisi yang menyebabkan infeksi saluran kemih pada wanita. Selain kehamilan, masih ada penyebab infeksi saluran kemih lainnya. Ketika hamil, struktur tubuh manusia secara fisik akan mengalami perubahan sehingga bakteri mudah masuk dari kemaluan menuju saluran kemih. Bakteri ini akan terus bergerak naik sampai ke ginjal, dan bukan tidak mungkin menyebar ke area yang lebih luas lagi hingga mengenai janin.

Serangan bakteri ini tentu akan melemahkan kondisi janin dan bisa mengakibatkan kematian janin di dalam kandungan. Ibu hamil harus rutin memeriksakan kondisi kesehatannya selain memeriksakan janinnya, karena infeksi ginjal pada ibu hamil berbahaya bagi janin.

4. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah resiko yang harus dihadapi ibu hamil yang terkena penyakit ginjal. Darah tinggi dan ginjal memang tidak bisa dipisahkan mengingat adanya hubungan gagal ginjal dan hipertensi yang menjadi jawaban atas pertanyaan kenapa hipertensi bisa menyebabkan gagal ginjal.

Ibu hamil harus selalu menjaga tekanan darahnya agar tetap stabil agar proses kelahiran bisa berjalan dengan lancar. Penyakit ginjal bisa memicu naiknya tekanan pada darah. Tekanan darah yang terlalu tinggi bisa melukai ginjal dan akhirnya menyebabkan gagal ginjal pada ibu hamil.

Sponsors Link

Kondisi ini tentu akan sangat berbahaya bagi bayi. Penting bagi ibu hamil untuk mengenali tanda tanda penyakit ginjal sebelum parah.

5. Kesulitan Pada Proses Kelahiran

Jika kondisi kesehatan ibu tidak baik, maka proses kelahiran juga tidak akan berjalan lancar. Penyakit seperti ginjal kering atau batu ginjal bisa mengganggu jalannya kelahiran dan meningkatkan resiko kematian janin atau ibu hamil sendiri. Kondisi seperti ini tidak memungkinkan ibu hamil untuk menjalani persalinan normal.

Itulah berbagai bahaya penyakit ginjal pada ibu hamil yang harus diwaspadai. Untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan hingga beresiko menyebabkan kematian pada bayi, ibu hamil harus memeriksakan kondisi kesehatannya secara rutin. Segala hal bisa terjadi selama masa kehamilan dan ibu hamil harus mempersiapkan diri untuk itu.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :