Sponsors Link

Bahaya Donor Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Ginjal merupakan organ tubuh yang penting dalam tubuh. Tugasnya adalah menyaring darah untuk membuang limbah sisa metabolisme agar tubuh tetap bersih. Namun mungkin ada kondisi dimana ginjal perlu untuk diganti dengan prosedur transplantasi. Salah satunya jika seseorang mengalami gagal ginjal kronis. Dan setiap transplantasi tentu membutuhkan donor ginjal. Namun perkara mendonorkan ginjal bukan perkara yang mudah, karena selain Syarat Donor Ginjal yang sangat kompleks, tentu hidup dengan satu ginjal tidak mudah.

ads

Berikut beberapa bahaya donor ginjal yang perlu diketahui.

  1. Ginjal bekerja lebih keras

Pada dasarnya, manusia memang bisa hidup dengan hanya satu ginjal. Karena bahkan memang ada kelainan ginjal bawaan dimana orang terlahir hanya dengan satu ginjal, dan mereka bisa tetap bertahan hidup dengan baik. Orang dengan satu ginjal akan tetap bisa makan dan berolahraga, walaupun jenis makanan dan olahraga perlu dipilih yang sesuai.

Namun, hidup dengan satu ginjal tetap saja memiliki risiko. Salah satu Efek Transplantasi Ginjal bagi pendonor adalah ginjal yang bekerja lebih keras untuk bisa setara dengan kinerja 2 ginjal seperti sebelumnya. Sehingga ginjal yang tersisa memang perlu dijaga dengan baik karena jika tidak, ginjal yang tersisa bisa lebih mudah mengalami masalah.

  1. Kesehatan ginjal menurun

Bahaya donor ginjal berikutnya adalah penurunan kesehatan ginjal. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa ginjal yang tersisa akan bekerja lebih keras dari biasanya, maka lambat laun penurunan kesehatan ginjal akan terjadi.

Walau pendonor ginjal bisa hidup dengan normal, akan tetapi, penurunan kesehatan ginjal akan terasa efeknya mungkin setelah 10 hingga 25 tahun setelahnya. Dan kecepatan dari penurunan kesehatan ginjal ini tergantung dari pola hidup pendonor ginjal. Jika pendonor menjaga kesehatan ginjal dengan baik maka penurunan kesehatan ginjal bisa lebih lama daripada merrka yang tidak menjaga pola makan dan gaya hidup sehat.

  1. Kelelahan

Bahaya Hidup dengan Satu Ginjal yang kerap kali terjadi pada pendonor ginjal adalah sering merasa kelelahan. Dimana ginjal yang bekerja lebih keras dari biasanya akan membuat pendonor ginjal sering merasa lelah.

  1. Hipertensi

Bahaya donor ginjal berikutnya adalah risiko hipertensi yang meningkat. Tekanan darah tinggi terjadi karena ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah harus bekerja dengan optimal. Jika ginjal hanya tinggal satu, kinerja tersebut akan menurun. Sehingga darah yang seharusnya bisa disaring dengan sempurna, menjadi tidak lepas dari limbah secara sempurna. Hal ini akan membuat darah lebih kotor dan kondisi tersebut akan meningkatkan risiko penyempitan pembuluh darah. Sehingga menciptakan hipertensi.

Sponsors Link

  1. Risiko penyakit lainnya

Hidup dengan satu ginjal juga akan meningkatkan risiko penyakit lainnya setelah prosedur Proses Transplantasi Ginjal dilakukan. Misalnya rentan terserang gangguan saluran kemih, bahkan bisa juga menjadi tinggi risikonya untuk terserang gagal ginjal di masa yang akan datang. Hipertensi yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah juga akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai bahaya donor ginjal yang perlu diketahui. Ketahui juga beberapa Perawatan Pasca Transplantasi Ginjal yang perlu dilakukan. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , ,