Sponsors Link

10 Akibat Kreatinin Tinggi Paling Berbahaya

Sponsors Link

Kreatinin adalah salah satu zat sisa yang merupakan limbah kimia sebagai hasil metabolisme tubuh kita. Zat ini berasal dari produksi energi di otot yang menghasilkan kreatin, dan dari kreatin inilah akan dihasilkan kreatinin setiap harinya. Sekitar dua persen kreatin akan diubah menjadi kreatinin setiap harinya. Melalui ginjal kreatinin akan disaring dan kemudian dibuang melalui urine.

ads

Walaupun hanya sebagai zat sisa, akan tetapi kreatinin memiliki kegunaan dalam hal untuk mendeteksi kesehatan ginjal, kesehatan hati dan juga kesehatan pankreas. Berapa kadar kreatinin di dalam tubuh sangat menentukan ukuran kesehatan ginjal seseorang, oleh karena itu ada tes kreatinin dalam tubuh yang dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit ginjal atau tidak. Apabila kreatinin tinggi maka ginjal bermasalah, sebaliknya apabila kadar kreatinin berada dalam batas yang normal, maka dianggap tidak ada masalah pada ginjal tersebut.

Sebagai salah satu zat sisa yang dihasilkan dari proses metabolisme, kreatinin harus dikeluarkan dari dalam tubuh karena bila tidak akan menghasilkan dampak-dampak tertentu yang membuat tubuh kita tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Tingginya kreatinin dapat diakibatkan karena gagal ginjal akut ataupun gagal ginjal kronis, akan tetapi juga karena gaya hidup yang keliru. Oleh karena itu, dengan mengetahui bahaya kreatinin yang tinggi, maka secara alamiah kita akan memiliki motivasi yang kuat untuk menghindari penyebab gagal ginjal kronis ataupun akut dan juga menghindari pola hidup yang buruk. Dengan demikian sudah pasti kita akan lebih bersemangat dalam menjalankan pola hidup yang sehat dan mengikuti tips menjaga kesehatan ginjal.

Lantas apa saja akibat kreatinin tinggi tersebut? Buat kamu yang belum tahu, silakan simak di bawah ini ya!

1. Menderita anemia atau gejala anemia

Kelebihan kreatinin yang pertama akan berakibat pada munculnya gejala anemia atau bahkan langsung menderita anemia pada orang-orang tertentu. Penurunan kadar darah merah yang segar dalam tubuh membuat serangan anemia sangat mudah terjadi karena berlebihnya jumlah kreatinin dalam tubuh seseorang. Gejala-gejala seperti letih, lemas, lunglai, dan lain sebagainya akan terlihat dan dirasakan oleh orang yang jumlah kreatininnya tinggi dan tidak segera dikeluarkan karena beberapa hal.

2. Komplikasi pada kehamilan yang membawa risiko bagi ibu dan perkembangan janin yang dikandungnya

Akibat kreatinin tinggi yang berikutnya adalah kemungkinan munculnya komplikasi pada kehamilan yang dapat membawa risiko bagi sang ibu beserta janin yang dikandung olehnya. Komplikasi ini dapat membahayakan kesehatan ibu ataupun perkembangan bayi itu sendiri. Oleh karena itu, bagi ibu yang mengandung, sangat disarankan untuk mengawasi keadaan tubuhnya agar apabila terjadi kenaikan kreatinin yang berlebih dapat diatasi dengan tepat dan menghindari potensi munculnya gangguan-gangguan tertentu.

3. Terkena perikarditis

Perikarditis merupakan suatu peradangan dari membran kantung, yang dapat terjadi pada organ-organ yang diselimuti oleh organ kantung misalnya saja hati. Perikarditis dapat mngakibatkan komplikasi atau masalah-masalah lainnya karena kinerja ginjal sudah pasti akan terganggu karena adanya masalah peradangan tersebut. Oleh karena itu sebisa mungkin tingkat kreatinin tidak boleh terlalu tinggi karena dapat menyebabkan gangguan pada organ-organ tertentu.

Sponsors Link

4. Kerusakan pada ginjal

Tingginya kreatinin, selain merupakan indikasi adanya kerusakan pada ginjal, ternyata juga menjadi salah satu hal yang dapat menyebabkan ginjal mengalami kerusakan. Hal tersebut dapat terjadi karena ginjal senantiasa bekerja dengan keras untuk menyaring zat kreatinin dari darah, sehingga pada jangka panjang akan mengalami kerusakan yang membuat tubuh membutuhkan transplantasi atau dialisis untuk mempertahankan kehidupan seseorang.

5. Respons imun menurun

Akibat kreatinin tinggi berikutnya adalah adanya kemungkinan risiko penurunan kekuatan sistem imun tubuh sehingga tubuh akan lebih rentan terhadap infeksi atau serangan virus atau bakteri. Hal ini tentu saja merupakan sesuatu yang sangat berbahaya karena dalam keseharian kita, tidak pernah terlepas dari yang namanya ancaman dari virus ataupun bakteri. Bahkan dari makanan yang kita makan pun tidak pernah terlepas dari ancaman tersebut, sehingga memiliki sistem imun yang baik adalah sesuatu yang sangat penting.

ads

6. Terkena hiperkalemia

Kenaikan mendadak kadar kalium dalam darah, atau dikenal pula dengan nama hiperkalemia, dapat terjadi ketika jumlah kreatinin dalam darah meningkat atau terlalu berlebihan. Keadaan ini dapat mengganggu kemampuan hati dan kinerja hati dalam menjalankan fungsi-fungsinya, sehingga pada jangka panjang dapat mengancam jiwa dan membahayakan kinerja organ tubuh yang lain karena fungsi hati melemah. Organ-organ yang fungsinya bersentuhan dengan hati pasti akan terganggu.

7. Penurunan gairah seks atau impotensi

Selain membahayakan organ ginjal ataupun hati, kreatinin yang tinggi juga dapat menurunkan gairah seks pada diri kita, atau pada tingkat yang lebih parah menyebabkan impotensi sehingga sistem reproduksi tubuh akan terganggu. Untuk mengatasinya tentu saja perlu dilakukan penurunan tingkat kreatinin atau bisa pula melakukan penanganan yang lain untuk meningkatkan kembali gairah seks dan mengembalikan kesuburan.

8. Tulang lemah dan peningkatan risiko patah tulang

Akibat berikutnya dari kreatinin yang tinggi adalah adanya kemungkinan melemahnya tulang serta meningkatnya risiko patah tulang karena jumlah kreatinin yang tinggi menyebabkan penurunan zat-zat yang perlu bagi tulang seperti kalsium, fosfor, dan lain sebagainya. Oleh karena itu kreatinin yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan tubuh karena melemahkan tulang serta meningkatkan risiko patah tulang karena tulang menjadi relatif lebih lemah.

9. Kerusakan sistem saraf pusat

Tingginya kreatinin dapat mengurangi suplai oksigen dan darah merah sehat yang sangat diperlukan untuk menunjang fungsi-fungsi organ tubuh termasuk sistem saraf. Kreatinin yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pada saraf pusat sehingga menyebabkan seseorang akan sulit berkonsentrasi, mengalami perubahan kepribadian, mengalami kejang hati dan mengalami gangguan pada pembuluh darahnya. Oleh karena itulah memahami cara mencegah gagal ginjal dan cara mengobati gagal ginjal sangat penting.

10. Tekanan darah, atau cairan di paru-paru (pulmonary edema)

Tingginya kreatinin juga dapat menyebabkan munculnya tekanan darah atau cairan pada paru-paru yang dapat mengganggu kinerja paru-paru.

Sponsors Link

Faktor-faktor yang Menyebabkan Tingginya Kadar Kreatinin

Mengetahui penyebab tingginya kadar kreatinin dapat membantu kita menghindari masalah-masalah yang muncul karena tingginya kadar kreatinin di atas. Ada beberapa sebab yang membuat kreatinin tubuh meningkat. Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan kadar kreatinin dalam tubuh meningkat atau bahkan berlebihan.

  1. Adanya gangguan atau gagal ginjal, yaitu adanya ketidakmampuan glomerulus untuk menyaring cairan tubuh sehingga kreatinin yang ada di dalam darah tidak dapat tersaring dengan baik dan terus terakumulasi di dalam tubuh sehingga jumlah kreatinin dalam darah meningkat.
  2. Kerusakan pada otot. Jaringan otot dapat mengalami kerusakan akibat aktivitas berat atau luka baik ringan ataupun berat sehingga jaringan rusak tersebut akan masuk ke dalam aliran darah dan dapat merusak ginjal sehingga kemampuan menyaring kreatinin menjadi rendah.
  3. Kebiasaan mengkonsumsi daging secara berlebihan. Daging adalah sumber utama zat keratinin karena makanan daging yang kita makan sebenarnya merupakan otot yang menghasilkan keratinin.
  4. Terkena penyakit hipothiroid. Penyakit ini dapat menurunkan fungsi ginjal dalam mengeluarkan zat sisa dalam tubuh sehingga jumlah kreatinin juga akan ikut meningkat.
  5. Melakukan aktivitas fisik yang membutuhkan banyak energi. Melakukan aktivitas fisik yang berat bahkan berlebihan seperti misalnya dalam berolahraga dapat memicu pembentukan energi yang lebih cepat sehingga kadar kreatinin juga meningkat.

Gejala Kreatinin Tinggi

Sebagian besar orang tidak akan mengalami banyak perubahan atau gejala-gejala khusus ketika kreatinin di dalam darah meningkat. Akan tetapi pada beberapa kasus, mereka yang mengalami kadar kreatinin sangat tinggi, akan mengalami gejala seperti berikut.

  1. Sesak napas
  2. Gelisah dan kebingungan
  3. Dehidrasi
  4. Gampang capek atau lelah

Itulah beberapa akibat dari tingginya kadar kreatinin yang ada di dalam tubuh seseorang. Tingginya kadar kreatinin ini dapat menyebabkan banyak yang membahayakan bagi tubuh sehingga kita juga perlu mengetahui gejala beserta penyebab yang membuat kita memiliki kadar kreatinin yang tinggi. Pada prinsipnya jumlah kreatinin yang tinggi bahkan berlebihan harus kita hindari agar tidak menyebabkan munculnya hal-hal yang tidak diinginkan sebagaimana yang telah dijelaskan pada bagian di atas.

Jangan pernah lelah untuk menjaga kesehatanmu ya, selamat merawat kesehatan ginjalmu!

Sponsors Link
>
, ,