Sponsors Link

9 Akibat Ginjal Bocor dan Penyebabnya yang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Ginjal merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring limbah dari darah untuk dibuang bersama urine. Namun jika proses ini terganggu, maka unsur-unsur yang masih dibutuhkan tubuh bisa jadi ikut terbuang bersama urine. Salah satunya adalah protein. Kondisi protein yang dibuang berlebihan dalam urine disebut ginjal bocor. Penyakit ini tentunya perlu untuk segera ditangani, karena akibat ginjal bocor juga cukup berbahaya. Berikut ini beberapa bahaya atau akibat dari penyakit ginjal bocor yang perlu diwaspadai.

ads
  1. Kekurangan protein

Seperti yang dijelaskan di atas, ginjal bocor terjadi jika urine mengandung banyak protein. Secara fisik, urine berprotein tinggi adalah urine yang berbusa atau berbuih. Protein sebenarnya tidak seharusnya terbuang secara berlebihan pada urine, karena protein adalah senyawa yang diperlukan dalam metabolisme. Jika protein dibuang secara berlebihan, maka tubuh akan kekurangan protein. Bahaya Ginjal Bocor ini akan mengganggu metabolisme seluruh tubuh, mengingat protein adalah salah satu senyawa yang sangat penting.

  1. Rentan terserang infeksi

Akibat ginjal bocor lainnya adalah tubuh menjadi lebih rentan terserang infeksi. Penyebabnya adalah kekurangan protein. Seperti yang diketahui bersama, sistem imun tubuh dan juga aktivitas di dalam tubuh sangat membutuhkan protein. Tanpa protein yang cukup, sistem imun tubuh tidak akan bekerja secara maksimal. Kondisi ini yang bisa menyebabkan tubuh menjadi lemah daya tahannya, sehingga akan lebih rentan terserang infeksi.

  1. Edema atau penumpukan cairan

Seseorang yang menderita penyakit ginjal bocor atau yang biasa dikenal secara medis sebagai Sindrom Nefrotik pada Anak akan mengalami gejala yang bisa dilihat secara fisik, yaitu edema atau penumpukan cairan. Edema ini bisa menyebabkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Penyebabnya adalah kadar protein dalam darah yang berkurang, sehingga air di jaringan tubuh akan masuk ke pembuluh darah. Pembengkakan oleh cairan ini biasa terjadi di kaki, pergelangan kaki, atau mata dan wajah.

  1. Risiko pembekuan darah meningkat

Selain edema, akibat ginjal bocor lainnya adalah risiko pembekuan darah menjadi meningkat. Protein dalam tubuh juga berfungsi untuk mengatur aliran darah, yaitu dengan mencegah darah menggumpal dalam tubuh. Jika protein hilang secara berlebihan, maka bisa jadi risiko penggumpalan atau pembekuan darah di dalam tubuh akan meningkat. Kondisi ini yang bisa menjadi berbahaya karena darah tidak bisa bersirkulasi secara sempurna.

  1. Risiko hipertensi meningkat

Hipertensi atau darah tinggi juga bisa menjadi efek samping dari ginjal bocor. Ginjal merupakan salah satu organ yang turut serta dalam mengatur tekanan darah di dalam tubuh. Jika ginjal mengalami gangguan, maka tekanan darah bisa terganggu. Selain itu, asupan protein dalam darah yang tidak seimbang juga bisa menyebabkan hipertensi sekunder.

Sponsors Link

  1. Risiko gagal ginjal meningkat

Gagal ginjal, baik akut maupun kronis adalah kondisi dimana ginjal mengalami penurunan kinerja. Kondisi ini juga bisa menjadi akibat ginjal bocor yang perlu diwaspadai. Gagal ginjal yang terjadi akan menjadi fatal, karena seseorang harus menjalani perawatan yang tidak murah, seperti cuci darah secara rutin. Bahkan, kebanyakan kasus gagal ginjal kronis tidak bisa disembuhkan, kecuali dengan melakukan operasi transplantasi ginjal.

  1. Anemia

Kondisi ginjal bocor juga bisa meningkatkan risiko dari anemia atau kekurangan sel darah merah. Anemia bisa membuat seseorang selalu terlihat lemas karena sedikitnya sel darah merah pada tubuh. Dan bisa jadi berefek juga pada konsentrasi, dimana seorang anemia akan lebih sulit untuk berkonsentrasi. Dan juga tubuhnya akan terlihat sangat lesu.

Sponsors Link

  1. Risiko kekurangan gizi

Kehilangan protein di dalam darah akibat dibuang terlalu berlebihan melalui urine juga bisa menyebabkan kekurangan gizi atau kekurangan nutrisi. Penderita ginjal bocor biasanya akan kekurangan vitamin D dan kalsium. Tentunya hal ini juga berbahaya karena bisa berpengaruh pada kesehatan tulang dan gigi. Maka dari itu Pengobatan Ginjal Bocor perlu segera dilakukan.

  1. Kolesterol meningkat

Kondisi kolesterol tinggi juga bisa menjadi salah satu akibat dari ginjal bocor. Kolesterol tinggi juga merupakan sebuah kondisi yang bisa menyebabkan penderitanya terserang berbagai komplikasi penyakit dalam, seperti penyakit jantung dan stroke. Kolesterol tinggi juga bisa menjadi penyebab sumbatan di pembuluh darah dan menyebabkan darah tidak bisa mengalir sempurna dalam metabolisme tubuh.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai akibat ginjal bocor yang perlu diwaspadai. Jika seseorang mengalami gejala ginjal bocor yang ditandai dengan perubahan pada urine yang menjadi berbusa atau berbuih, segera periksakan ke dokter untuk mencegah risiko yang lebih parah dan Ginjal Bocor Bisa Disembuhkan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,