Sponsors Link

7 Akibat Gagal Ginjal yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Tidak semua orang menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan tubuh mereka. Bahkan ada yang memandang saran-saran kesehatan dari orang terdekatnya, dari dokter, atau dari siapapun itu sebagai sesuatu yang sia-sia dan tidak berguna, sehingga akhirnya mereka mengalami sendiri akibat dari gaya hidup mereka yang tidak baik dan sangat tidak sehat. Masalah-masalah seperti ini kadang kala tidak membuat setiap orang jera juga dari kembali pada gaya hidup yang buruk. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menyadarkan banyak orang, termasuk mungkin kamu sendiri yang merasa bebal dan sulit untuk menjaga pola hidup sehat adalah mengetahui apa saja akibat apabila kamu tidak menerapkan pola hidup sehat tersebut untuk kedepannya. Baca juga: Kebiasaan yang Bisa Merusak Ginjal

ads

Salah satu jenis penyakit yang dapat menyerang mereka yang tidak menjaga pola hidup sehat, termasuk menjaga kesehatan ginjal mereka adalah terkena gagal ginjal. Akibat gagal ginjal tentu saja sangat beragam, dan semuanya harus kita mengerti dengan baik agar kita menyadari betapa bahayanya menderita penyakit gagal ginjal, sehingga kita akan berusaha semaksimal mungkin menjaga gaya hidup kita. Memang apa saja akibat gagal ginjal yang dapat kita alami ketika kita menderita penyakit tersebut? Seberapa berbahaya akibat gagal ginjal bagi diri kita? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan kita jawab dengan pemaparan di bawah ini.

Berikut ini beberapa akibat gagal ginjal yang dapat menyerangmu apabila kamu terkena gagal ginjal.

1. Munculnya rasa nyeri pada bagian punggung yang berada di dekat letak ginjal

Akibat pertama dari penyakit gagal ginjal adalah yang juga dapat menunjukkan bahwa ginjal sedang mengalami masalah tertentu atau bahkan sudah rusak pada beberapa bagiannya adalah terdapatnya rasa nyeri pada bagian punggung di sekitar sisi pinggir kiri atau kanan pada punggungmu. Nyeri pada bagian tersebut dapat menjadi salah satu tanda-tanda bahwa kamu sedang mengalami gangguan atau masalah pada ginjal bahkan bisa jadi ginjal sudah rusak dan pada kondisi tertentu sudah mengalami malfungsi. Apabila kamu sering merasakan nyeri pada bagian ini, disertai dengan badan yang lemah dan seterusnya, ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter. Baca juga: Makanan Sehat untuk Ginjal

2. Tingginya kadar BUN

Akibat berikutnya ketika kita terkena gagal ginjal adalah tingginya kadar BUN di dalam darah. BUN atau Blood Urea Nitrogen merupakan sebuah standar yang menunjukkan berapa banyak nitrogen urea yang terkandung di dalam darah. Apabila ginjal manusia berfungsi dengan baik, seharusnya kadar BUN juga akan rendah. Sebaliknya apabila kadar BUN tinggi, maka kemungkinan besar ginjal mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melakukan filtrasi terhadap nitrogen urea yang ada di dalam tubuhnya, terlebih ketika mengalami gagal ginjal. Untuk dapat mengetahui tingkat BUN dan juga kreatinin, kamu dapat memeriksakan kadar BUN dan kreatinin yang kamu miliki di rumah sakit terdekat yang memiliki peralatan untuk mengukur BUN di dalam tubuhmu. Baca juga: Cara Mengobati Ginjal Bengkak

Tingginya kadar BUN dapat berarti tingginya risiko tubuhmu untuk terkena racun-racun dari zat sisa metabolisme tubuh yang tidak terbuang dengan baik karena tidak ada filtrasi atau penyaringan yang dilakukan oleh ginjal. Apabila kadar BUN sangat tinggi, besar kemungkinan kamu akan sering pusing, mengalami lemas, tidak bertenaga, mual, muntah dan lain sebagainya dengan sangat sering bahkan kemungkinan terburuk adalah mengalami kematian.

Baca juga:

Sponsors Link

3. Tingginya kadar kreatinin dalam darah

Kreatinin merupakan suatu jenis zat sisa yang dihasilkan dari proses metabolisme terhadap zat kreatin dalam darah. Tingginya kadar kreatinin di dalam darah dapat menjadi salah satu indikator bahwa ginjalmu sedang rusak. Idealnya, kreatinin akan dibuang atau disaring oleh ginjal dan ikut keluar bersama dengan urine, sehingga tingkat kreatinin di dalam darah juga akan menurun Adanya kreatinin dalam jumlah yang tinggi merupakan indikasi yang kuat bahwa proses filtrasi yang terjadi pada ginjal berjalan tidak sempurna, yang berarti ginjal dapat mengalami kerusakan tertentu atau besar kemungkinan juga sudah tidak lagi berfungsi. Pada penderita gagal ginjal, kadar kreatinin dalam darah bisa berjumlah sepuluh kali lipat dari kadar normal yang berarti sangat tinggi zat-zat sisa metabolisme yang dapat membahayakan tubuh karena dapat menyebabkan keracunan dan gangguan pada organ tubuh yang lain.

Tingginya kadar kreatinin dapat berarti meningkatnya risiko tubuhmu untuk terkena racun-racun dari zat sisa metabolisme tubuh yang tidak terbuang dengan baik karena tidak ada filtrasi atau penyaringan yang dilakukan oleh ginjal. Apabila kadar kreatinin sangat tinggi, sebagaimana apabila kadar BUN sangat tinggi, besar kemungkinan kamu akan sering pusing, mengalami lemas, tidak bertenaga, mual, muntah dan lain sebagainya dengan sangat sering bahkan kemungkinan terburuk adalah mengalami kematian. Baca juga: Penyebab Radang Ginjal

ads

4. Meningkatnya risiko kematian

Sebagaimana yang telah disinggung pada bagian sebelumnya, gagal ginjal dapat mengakibatkan tingginya kadar racun di dalam tubuh seperti kreatinin dan nitrogen urea, yang berarti semakin tinggi pula tubuhmu akan mengalami malfungsi akibat keracunan dan sejenisnya. Hal itu berarti risiko kematian juga akan meningkat. Semakin parah kerusakan ginjal, harapan hidup pasien juga akan semakin sedikit meskipun mereka telah melakukan cuci darah dan semacamnya. Apalagi hal yang lebih menakutkan bagi orang pada umumnya selain mengalami kematian?

5. Badan lemas dan tak bertenaga

Oleh karena banyaknya racun di dalam tubuh dan pembatasan pola makan tertentu untuk mengantisipasi agar gagal ginjal yang terjadi tidak semakin parah, maka yang akan terjadi pada tubuh kita adalah menurunnya tingkat energi di dalam tubuh, sehingga badan kita akan lebih sering lemas dan tidak bertenaga, serta tidak kuat menjalankan aktivitas-aktivitas yang menuntut daya tahan fisik tinggi seperti olahraga, jalan kaki di tengah terik matahari dan lain sebagainya.

Baca juga:

6. Penurunan kinerja tubuh

Ini adalah akibat berikutnya yang dapat terjadi pada pasien gagal ginjal. Oleh karena filtrasi atau penyaringan racun dan zat sisa dalam tubuh tidak optimal, maka racun dan zat sisa tersebut dapat terbawa ke sekujur tubuh manusia melalui peredaran darah. Apabila hal itu tidak ditangani dengan baik, maka yang akan terjadi adalah gangguan kinerja tubuh manusia karena banyaknya racun dan sedikitnya asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dan fungsi mereka masing-masing. Akibatnya, mual, pusing, muntah, badan menggigil, badan lemas, kesemutan dan lain sebagainya akan sering terjadi.

7. Cuci darah

Cuci darah sebenarnya adalah salah satu metode memperlama masa hidup para penderita gagal ginjal. Oleh karena ginjal tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya (kronis), maka yang dapat dilakukan adalah berusaha menjaga agar kondisi tubuh tidak bertambah buruk dengan menghilangkan racun-racun yang menumpuk di dalam tubuh. Bagi mereka yang menderita gagal ginjal, biasanya cuci darah akan sering dilakukan sehingga dapat pula disebut sebagai salah satu akibat dari penyakit gagal ginjal.

Penyebab Gagal Ginjal

Agar kamu dapat menghindari gagal ginjal, maka kamu harus mengetahui penyebab dari gagal ginjal itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa penyebab gagal ginjal yang sering ditemui menurut tinjauan ilmu kesehatan ginjal.

  1. Batu ginjal di dalam saluran kemih
  2. Kurang minum air
  3. Serangan bakteri
  4. Sering menahan buang air kecil
  5. Memakan makanan yang mengandung garam terlalu tinggi
  6. Makan-makanan yang mengandung kadar kalium tinggi
  7. Makan-makanan yang mengandung kadar oksalat tinggi
  8. Mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri terlalu banyak
  9. Refluks yang lama dan mengakibatkan pertumbuhan bakteri jahat sehingga menyerang ginjal
  10. Infeksi pada jaringan ginjal
  11. Memiliki pola istirahat yang tidak seimbang
  12. Sering mengonsumsi suplemen instan yang tidak ramah untuk ginjal karena memicu kinerja ginjal lebih berat
  13. Tidak rutin melakukan olahraga
Sponsors Link

Baca juga:

Cara Mengatasi Gagal Ginjal

Untuk menghadapi gagal ginjal, selain menghindari gagal ginjal dengan mengetahui penyebabnya dan menjauhi penyebab-penyebab tersebut, kamu juga dapat membantu orang lain yang telah menderita gagal ginjal dengan menunjukkan cara untuk mengatasi gagal ginjal. Berikut ini adalah beberapa cara tradisional atau menggunakan obat herbal yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi gagal ginjal.

  1. Mengonsumsi ramuan kaktus ekor tikus, bunga paruh burung, daun mahkota dewa dan daun penahong
  2. Mengonsumsi madu mahkota dewa, teh racik mahkota dewa, diimbangi dengan teh racik temulawak dan teh racik alang – alang
  3. Mengonsumsi ginseng asia
  4. Mengonsumsi daun peterseli
  5. Mengonsumsi ramuan daun dadap, daun cocor bebek dan kunyit
  6. Mengonsumsi air rebusan daun gempur batu, daun kembang buang dan semanggi hitam
  7. Mengonsumsi air rebusan daun alpukat
  8. Meminum air rebusan daun sirsak
  9. Meminum air rebusan daun keji beling
  10. Mengonsumsi ramuan bawang putih, jeruk nipis dan bawang bombai
  11. Mengonsumsi ramuan rambut jagung, alang – alang dan kumis kucing
  12. Mengonsumsi kelapa kuning
  13. Mengonsumsi buah manggis

Itulah beberapa akibat gagal ginjal beserta penyebab dan cara mengatasi gagal ginjal. Semoga dengan membaca artikel ini kamu dapat melawan gagal ginjal sehingga ginjalmu tetap sehat untuk selamanya. Selamat merawat ginjalmu!

Baca juga:

Sponsors Link
>
, ,